Kamis, 11 Oktober 2012

Dari Pulau Sate menuju Kota Pelajar


Yogyakarta - Tidak di duga hidupku berlabuh di Kota Pelajar, 5 hari sebelum pengumuman kelulusan saya mempunyai bayangan yang sedikit abu-abu tentang hidup saya di Kota Pelajar ini. Saya pelajar asal pulau kecil dekat Kota Tugu (Madura) menggantungkan nasib di Kota Pelajar nan Budaya ini.

"DIMANA BUMI DI PIJAK DI SITU LANGIT DI JUNJUNG"


Satu kalimat yang tidak asing di telinga, tapi itulah kenyataan "Hidup tidak bisa di lawan tetapi dijalani"
Kata dengan makna yang hampir sama !!!
Keabu-abuan yang saya bayangkan sebelumnya ternyata menjadi putih ketika saya menjalani hidup 1 tahun di langit Yogyakarta.Bayangan Putih yang datang seolah menjadi penyemangat untuk hidup di kerumunan masyarakat Yogyakarta khususnya Bantul 

1 comments:

Unknown mengatakan...

Semangat-semangat kaka'

Posting Komentar

Tolong Komentarnya sobat

◄ Newer Post
 

Copyright 2012 - Selarik Kertas (Part of cakhanif.com)Seo Elite by BLog BamZ